terpuruk sendiri
seharusnya ada yang menemani,
membantu mengembangkan bibir ini,
tapi malah sebaliknya,
yang keluar malah embun, dari kelopak mata
aku sadar atas apa yang aku buat
kemarin dan sekarang
aku manusia yang mempuyai salah dan khilaf
kalian juga manusia sama seperti aku
tapi, mengapa kalian merasa seperti malaikat, yang terbuat dari cahaya dan tak mempunyai dosa
dan kesalahan ku selalu kalian hujam
seolah - olah aku adalah SETAN yang membuat kesalahan TAK TERAMPUNKAN
dan selalau membuat kalian marah
TUHAN
seandainya aku boleh bertanya
kenapa aku harus dilahirkan didunia ini ??
kenapa aku tidak bisa menjadi seperti mereka,
seperti MALAIKAT YANG PENUH DENGAN KEMUNAFIKAN
apa kesalahanku ini terlalu besar ?? Terlalu menusuk kedalam hati mereka
sehingga sulit dimaafkan.. lalu bagaimana kesalaham mereka terhadapku?? yang tak pernah aku fikirkan dan ku hujam_
atau memang aku tak pantas untuk dimaafkan ?? (tertawa miris)
lihatlah aku sekarang Tuhan,
aku seperti orang bodoh yang selalu merasa bersalah,
Sampai kapan Tuhan ??
samaPai MATI (tertawa Lepas)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar